Cara Menyewa Apartemen di Jepang Tanpa Penjamin
Cara Menyewa Apartemen di Jepang Tanpa Penjamin (Guarantor) — Panduan Lengkap untuk Pemula
Pendahuluan: Mengapa Menyewa Apartemen di Jepang Tidak Semudah di Indonesia?
Jika kamu baru pertama kali tinggal di Jepang—baik sebagai pekerja, mahasiswa, atau pemula—hal pertama yang harus kamu persiapkan adalah tempat tinggal. Namun, menyewa apartemen di Jepang tidak sesederhana membayar uang sewa lalu masuk. Ada banyak persyaratan yang harus dipahami, seperti penjamin (保証人 / hoshōnin), key money, deposit, hingga biaya administrasi.
Masalahnya, tidak semua orang Indonesia memiliki kerabat atau kontak warga Jepang yang bisa menjadi penjamin. Karena itulah semakin banyak orang asing mencari apartemen tanpa guarantor. Artikel ini akan membahas langkah-langkahnya secara detail.
1. Apa Itu Penjamin (Guarantor) dan Mengapa Penting?
Di Jepang, ketika menyewa apartemen, sebagian besar pemilik (landlord) mengharuskan penyewa memiliki penjamin/hoshōnin, yaitu seseorang (biasanya warga Jepang) yang bersedia menanggung risiko jika:
- Kamu tidak bisa membayar sewa
- Kamu merusak properti
- Kamu kabur dari kontrak
Namun bagi warga asing, mencari penjamin sangat sulit karena:
- Tidak punya keluarga di Jepang
- Tidak ada kenalan orang Jepang
- Perusahaan belum mau menjadi guarantor
- Mahasiswa baru belum memiliki jaringan
Karenanya, banyak orang memilih apartemen no guarantor atau menggunakan lembaga guarantor company.
2. Jenis Apartemen di Jepang yang Bisa Disewa Tanpa Penjamin
Tidak semua apartemen menerima penyewa tanpa penjamin. Berikut jenis properti yang umumnya ramah orang asing:
2.1. Sharehouse / Guesthouse
Tempat tinggal dengan kamar pribadi, fasilitas bersama.
Kelebihan:
- Tidak butuh penjamin
- Tidak ada key money
- Tidak ada deposit
- Kontrak fleksibel
- Bisa bulanan atau mingguan
Cocok untuk pemula yang baru masuk Jepang.
2.2. Apato / Mansion Khusus Orang Asing
Beberapa perusahaan menyediakan apartemen khusus foreigner.
Contoh:
- Leopalace21
- Sakura House
- Oakhouse
- UR Housing (sebagian unit tidak perlu guarantor)
Kelebihan:
- Tidak perlu guarantor atau bisa pakai guarantor company
- Proses mudah
- Bisa online
2.3. UR Rental Housing (公団住宅)
Apartemen yang dikelola pemerintah.
Keunggulan:
- Tidak butuh penjamin
- Tidak ada key money
- Tidak ada pembaruan kontrak tahunan
- Sewa lebih terjangkau
Kekurangan:
- Proses screening cukup ketat
- Perlu bukti penghasilan stabil
2.4. Weekly/Monthly Apartment
Apartemen sewa pendek.
Biasanya:
- Tidak ada penjamin
- Tidak ada kontrak panjang
- Harga lebih tinggi
Cocok untuk 1–3 bulan pertama sebelum cari tempat tetap.
3. Cara Menyewa Apartemen Tanpa Penjamin: Step-by-Step
Berikut langkah detail agar kamu bisa menyewa apartemen tanpa guarantor:
Langkah 1: Tentukan kota dan budget
Umumnya sewa apartemen Jepang per bulan:
- Tokyo: ¥60.000–¥90.000
- Osaka: ¥50.000–¥80.000
- Fukuoka: ¥40.000–¥70.000
- Nagoya: ¥45.000–¥75.000
Jika ingin no guarantor, pilih property for foreigners yang sudah mencantumkan:
✔ No guarantor OK
✔ No key money
✔ No deposit
✔ No agent fee
Langkah 2: Gunakan Website yang Ramah Orang Asing
Berikut situs terbaik:
1. GaijinPot Housing
✔ No guarantor options
✔ Bahasa Inggris
✔ Cocok untuk pemula
2. Suumo (スーモ)
✔ Opsi no guarantor bisa difilter
✔ Listing lengkap seluruh Jepang
3. CHINTAI (チンタイ)
✔ Banyak unit tanpa hoshōnin
✔ User-friendly
4. Leopalace21
✔ Hampir semua unit tidak wajib guarantor
✔ Bisa bayar bulanan
✔ Ada furniture lengkap
5. UR Housing (Urban Renaissance)
✔ No guarantor
✔ No key money
✔ No renewal fee
Langkah 3: Siapkan dokumen wajib
Meski tanpa penjamin, kamu tetap perlu:
- Passport
- Residence card (untuk yang sudah tinggal)
- Kontrak kerja atau bukti pekerjaan
- Slip gaji (jika sudah bekerja)
- Bank book Jepang
- Nomor telepon aktif
Jika baru masuk Jepang:
- Gunakan kontrak perusahaan di Indonesia (untuk SSW atau Gino Jisshu)
- Lampirkan COE
Langkah 4: Menggunakan Guarantor Company (会社保証 / Hoshōgaisha)
Jika landlord tetap meminta penjamin, kamu bisa pakai perusahaan penjamin.
Biayanya:
- 30%–100% dari 1 bulan sewa (bayar sekali setahun)
Contoh:
- Global Trust Network (GTN)
- Nihon Safety
- Casa
Ini adalah solusi bagi pekerja baru atau mahasiswa asing.
Langkah 5: Tanda tangan kontrak & bayar biaya awal
Biasanya kamu perlu membayar:
- Deposit = 1 bulan sewa
- Sewa bulan pertama
- Asuransi properti ¥10.000–¥20.000
- Guarantor company fee (jika pakai)
- Admin fee
Jika memilih Leopalace atau sharehouse: → Banyak yang tanpa deposit, tanpa key money, sangat cocok pemula.
4. Biaya Awal yang Harus Kamu Ketahui
Di Jepang, biaya pertama masuk apartemen (move-in cost) bisa sangat mahal.
Berikut rinciannya:
4.1. Key Money (礼金 / Reikin)
Uang "hadiah" untuk pemilik.
Nilai: 0.5–2 bulan sewa.
Tidak dikembalikan.
4.2. Deposit (敷金 / Shikikin)
Jaminan kerusakan.
Nilai: 0.5–2 bulan sewa.
Sisa deposit akan dikembalikan saat keluar.
4.3. Renewal Fee (更新料)
Biaya pembaruan kontrak tiap tahun.
Nilai: 1 bulan sewa (tergantung properti).
4.4. Cleaning Fee
Biaya pembersihan ketika keluar.
Nilai: ¥15.000–¥30.000.
4.5. Contract Fee & Admin Fee
Tergantung agen/properti.
5. Tips Memilih Apartemen Tanpa Penjamin
1. Gunakan filter "No Guarantor" di website Jepang
Tulis:
- "保証人不要"
- "保証会社利用可"
2. Cari properti yang dikelola perusahaan besar
Seperti:
- Leopalace
- Oak House
- UR Housing
3. Hindari apartemen murah tapi kontrak rumit
Banyak apartemen murah ternyata membutuhkan biaya awal tinggi.
4. Baca detail kontrak sebelum tanda tangan
Perhatikan:
- Biaya keluar
- Aturan sampah
- Aturan tamu
- Aturan noise
5. Pilih lokasi strategis
Near:
- Stasiun
- Minimarket
- Supermarket
- Tempat kerja
6. Lokasi Terbaik untuk Tinggal Tanpa Guarantor (Rekomendasi)
1. Tokyo Koto-ku, Nerima, Adachi
Banyak apartemen Leopalace & UR.
2. Osaka Nishinari, Higashiosaka
Murah, banyak pilihan.
3. Fukuoka Hakata & Higashi-ku
Cocok untuk pemula dan pekerja asing.
4. Nagoya Meito-ku & Nishi-ku
Dekat pabrik & transportasi.
5. Sapporo Chuo-ku
Biaya hidup rendah.
7. Kesalahan Umum Penyewa Asing yang Harus Dihindari
1. Tidak membaca seluruh isi kontrak
Kontrak Jepang banyak detail kecil.
2. Tidak menghitung biaya awal (move-in cost)
Biayanya sering lebih mahal dari sewa.
3. Tidak menyiapkan bukti penghasilan
Penting untuk screening.
4. Mengabaikan aturan kebisingan
Banyak penyewa asing mendapat komplain karena hal ini.
5. Menyewa terlalu cepat
Bandingkan dulu harga dan lokasi.
8. Rangkuman Singkat (Untuk SEO & Pembaca Cepat)
- Menyewa apartemen di Jepang butuh banyak syarat, salah satunya penjamin.
- Kamu bisa menyewa apartemen tanpa penjamin melalui sharehouse, Leopalace, UR Housing, atau guarantor company.
- Biaya awal di Jepang tinggi, biasanya 3–5 kali sewa bulanan.
- Gunakan website seperti Suumo, Chintai, GaijinPot untuk mencari unit tanpa guarantor.
- Pemula sangat disarankan mulai dari sharehouse/Leopalace.
9. Kesimpulan
Menyewa apartemen di Jepang tanpa penjamin sangat mungkin dilakukan. Dengan memilih jenis properti yang tepat, menggunakan guarantor company jika diperlukan, dan menyiapkan dokumen penting, kamu bisa mendapatkan tempat tinggal dengan cepat dan aman.
Dengan persiapan matang, tinggal di Jepang tidak akan serumit yang dibayangkan.